Monday, November 7, 2011

wisuda --> make up?

mahi : km rabu pke kebaya? pke sepatu tinggi pasti dong?
nia : enggak.
mahi : tapi dandan kan????
nia : ngapain dandan?
mahi : kan km wisuda...
nia : gk usah lah... aku udh cantik gk usah dandan... hahahaha
mahi : krik krik krik...

ingin berbagi...berbagi utk ku..utk para akhwat'ers..  utk para muslimah yg telah, akan, dan mau di wisuda...

pekan ini adalah pekan wisuda bulan november 2011 di UNPAD. kita sebut saja kepanjangannya Universitas Padjadjaran.. (dr dulu kale kepanjangannya itu.)

fenomena disini semua wisudawati memakai kebaya, bermake up, memakai sepatu hak tinggi, dll...dan aku pun melihat  akhwat2 tangguh berubah jd ber make up...tidak ada bedanya dgn org2 biasa... kalau kata org2 jd pada ber"dempul"...

mahi : gpp lah Nia... kan jarang2 ini... gk tiap hari... wisuda loh Ni...
Nia : no no no no... baiklah.. mari kita bahas...

ada hal yg aneh tp nyata... dulu, aku melihat ada yg aneh dari para jilbaber yg dandan ketika wisuda. tp itu ku tepis ketika semuanya memang dandan.. kataku dlm hati, "oh biasa kali ya..kan wisuda..".

bukan! bukan "biasa" yg kita bahas dsni... tapi terlebih karena persoalan lain yaitu kita adalah pejuangNYA... dan pejuangNYA tidak boleh terjebak hanya karena hal "biasa"... sebut saja "biasa" ber make up karena wisuda.. "biasa" bersepatu tinggi karena wisuda... dan "biasa" lainnya yg sbnrnya adalah berlebihan... :(.

tabarujj... point nya adalah tabarujj... ada yg gk tau tabaruj? mari kita bahas sekilas dulu arti dr tabaruj...

Az-Zajjaj Abu Ishaq Ibrahim bin As-Sirri2 rahimahullahu berkata:
Tabarruj adalah menampakkan perhiasan dan segala yang dapat mengundang syahwat laki-laki.”

Al-Imam Majdudin Abus Sa’adat Al-Mubarak bin Muhammad Al-Jazari atau yang lebih dikenal dengan Ibnul Atsir rahimahullahu menjelaskan makna tabarruj dari hadits:
كاَنَ نَبِيُّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكْرَهُ عَشْرَةَ خِلاَلٍِ … (مِنْهَا) التَّبَرُّجُ بِالزِّيْنَةِ لِغَيْرِ مَحَلِّهَا…
Nabiyullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci sepuluh perangai (perbuatan)… (kemudian disebutkan satu persatunya, di antaranya adalah tabarruj dengan perhiasan tidak pada tempatnya.” (HR. Abu Dawud no. 4222. Namun hadits ini mungkar3 kata Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Dha’if Sunan Abi Dawud)

nia : udah paham blm mahi?
mahi : hmmm... -_-!!
nia : y udah lanjut dulu aja...

begini lho... udah sangat bahaya ketika bermake up dikalangan jilbaber adalah hal yg biasa... walaupun itu adalah utk wisuda... berlebihan gk sh? wajah kita dilihat banyak orang... di lihat ikhwan...bukan muhrim lhoooo...

kita lihat dulu dari segi berlebihan yg pertama. yg pertama berlebihan dlm uang... yaaa mgkn krn emang aq gk ada uang juga sh...hahaha. tp bkn itu. klo aku sh gk rela ngeluarin uang utk beli kebaya yg harganya ratusan ribu (kyknya). dan mengeluarkan uang utk dandan ke salon...intinya gk ada uang...hehe

balik lagi ke tabarujj deh... dandan? bermake up? pke sepatu tinggi? hmmm... masih ingatkah kalau laki-laki setiap pekannya selalu mimpi basah...di mimpi itu pasti ada objeknya... naaaahhhh dsni lah kita para akhwat agar menjaga diri supaya bukan kita yg jd objeknya...

mahi : loh? kok bisa kita yg jadi objeknya?
nia : begini lho...Laki-laki itu memang diciptakan punya ketertarikan terhadap wanita, tentunya akan tergoda melihat si wanita keluar dengan keindahannya. bagaimanapun..akhwat itu adalah makhluk yg indah walaupun auratnya selalu tertutup... dan jika ditambah dengan berbagai macam make up... arggghhhh gk takut masuk ke dlm mimpi si ikhwan? wew... naudzubillah...
mahi : y udah make tipis aja klo gt... minimalis boleh kn?

make up minimalis? biar bgmn pun make up tipis pun menarik perhatian...ada sesuatu yg berbeda... ada taujih dr status slh satu umahat yg menyentak...diingatkan...

"Ada satu yang ingin saya ingatkan pada saudarai2 muslimah mujahidah: Tabarrujmu adalah pelempang jalan saudaramu yang lawan jenis untuk berzina. Mulai dari zina hati, zina mata, zina hidung, zina telinga. Kalau kau terus 'menggoda' mereka dengan tampilan yang wah, baju ngejreng dengan segala jenis lilit -lulut dan padu padan manik-maniknya, make up tipis namun menarik, tubuh yang harum, tawa berderai, jalan berlenggok, maka sejatinya engkau termasuk yang berperan 'menghancurkan' semangat mereka untuk membersihkan jiwa. Aku tahu, semua berawal dari mata. Dan memang sudah pula disuruh menjaga mata.
Namun, jika godaan itu terlalu sering, sedangkan mata tak pula terlalu dijaga, bagaimana? Bantulah mereka...menjadi pejuang yang tenteram jiwanya, khusyu. Ini salah satu kontribusi kita melempangkan jalan tereplikanya Umar, Abu Bakar dll. Tak usahlah memelihara hasrat untuk 'mengoleksi' pemuja dalam dirimu...karena bukan berapa banyak pemuda yang bertekuk lutut di depan daya tarikmu, tapi berapa banyak malaikat yang menyenandungkan doa kebaikan bagi dunia dan akhiratmu."


hal di atas adalah hal yg paling penting...

mahi : eh km pernah pke sepatu tinggi lho k nikahan tetehmu...
nia : -_-!! itu masa lalu... :(. aku gk tau...
mahi : oke baiklah... giliran aku y yg bahas sepatu berhak tinggi... :-))

buat apa memakai sepatu tinggi? utk terlihat lebih tinggi? ahh...km sama saja tidak menghargai pemberianNYA...kamu tidak bersyukur... kamu menipu tinggi badanmu... lalu, coba kamu perhatikan ketika km memakai sepatu hak tinggi, tubuh bagian belakangmu akan terlihat lebih "aduhai"... lagi-lagi akan menarik perhatian lawan jenismu...

nia : astaghfirullohal'adzim... enggak lagi-lagi... aku gk sadar...
mahi : saling mengingatkan dalam kebaikan :-))

kita adalah para mujahidahNYA. jgn sampai kita bertabarujj. dan hal ini bisa menjadi jalan utk saudara kita utk berzitna hati, mata, hidung, telinga, dll. janganlah kita menggoda mereka dgn penampilan "wah" ataupun mewah...make up tepal ataupun tipis... lipgloss warna...lipbalm yg mengundang perhatian krn bibir mengkilap. parfum...sepatu tinggi yg cara berjalan kita "beda"... dll...jgn sampai kita termasuk yang berperan 'menghancurkan' semangat mereka untuk membersihkan jiwa. walaupun memang kita tahu harus menjaga pandangan, tapi, jika godaan itu selalu saja ada, gmn coba? akhwat... ayo kita sama2 membantu mereka menjadi pejuang yang tenteram jiwanya. karena sprti yg ada di dlm taujih di atas bahwa ini salah satu kontribusi kita melempangkan jalan tereplikanya Umar, Abu Bakar dll.

slmt wisuda y kawan...(udh ngantuk..gk tau mau nulis apa lg)